Archive for August, 2006

Driver yang bijak

Tuesday, August 8th, 2006

kadang kita hanya melihat sesuatu hanya dari apa yang ada dihadapan kita aja [gw banget], tapi ternyata….
Hari ini perjalanan menuju sebuah kampung di gunung kidul tepatnya terbah sangat amat membosan kan…jalan jelek bolong-bolong [mana nich pemerintah jalan aja susah amat mbangunnya] jadi di atas mobil terasa kayak joget hip-hop, kiri kanan kiri kanan atas bawah…..anjrit…perut gw sakit…tapi disetengah perjalanan ah…coba ngajak ngobrol supir yang kayaknya serem,udah item pake kaca mata item lagi, “hai pak dari kapan nyupir?udah lama” basa basi dikit,” udah lama maz, dah dari 10 tahun yang lalu” busyet lama amat gw masih bayi ni orang dah muter2 indonesia ngukur jalan. ” saya yang punya mobil ni maz yang tu huruf J inisial saya ” ternyata yang empunya. ” wah owner nich pak” coba menanggapi, ” ah owner mah kalo dah besar mas, saya cuman ngelola aja kok” dengan rendah hati pak sopir menjawab, hampir 15 menit lah kira2 ngobrol kesana kesini yang ga nentu, tiba2 pak supir menceritakan kisah hidupnya…..maz saya dulu tahun 1993 tu kepala relawan tuk PMI jogja untuk LAmpung saat liwa gempa anggota saya 12 orang saat itu satu2nya relawan dari mahasiswa yang diterjunkan untuk membantu, setelah itu saya dikirim ke NTT yang saat bersamaan tekena Tsunami saat itu hanya saya dan anggota yang bisa masuk mengirim bantuan wah terharu saya maz, ada satu pulau yang rata benar2 rata” wah panjang deh ceritanya, sampai lah dia mengenalkan temanya yang yang membawa mobil ke1 dari 3 mobil yang kami gunakan, ehh ternyata anak buahnya yang baru beberapa bulan bekerja bersamanya, ” Maz itu supir saya {karyawanya}red, dia udah 8 tahun nyopir omrengan, dulu dia nakal suka nyerobot penumpang orang, saya ndidiknya selama 2 bulan dulu, sat pertama bekerja bersama saja tidak saya ijin kan membawa mobil suruh makan tidur aja di kantor mau njengkin, tengkurep, terserah tapi tidak untuk membawa mobil…!!”memcoba menerangkan. ” saya mencoba merubah pola pikirnya yang 8tahun terbentuk biar jadi bener,” wah maksudnya apa nich. ” maz sebuah perbuatan itu tidak pernah salah ataw benar tapi yang mementukannya adalah pola pikir, semua akibat sebuah pola pikir, makanya ada agama dengan kitab2nya semua itu berisi aturan yang membentuk pola pikir dari kecil sampai hal yang besar” ups benar juga ni bapak.” Semua itu biar kita tidak slah berfikir yang mengakibatkan semua jadi salah, itu yang saya coba terapkan dalam mendidik anak buah saya maz, coba liat sekarang dia dah ga macem2 lagi, ya lumayan lah dah g semaunya lagi” dengan rendah hati dan memberi pengertiannya semoga saya mengeti……………………….
Wau ni supir gila juga mikirnya, kenapa dia bisa bijak gini menanggapi apa yang terjadi didepanya tanpa mau menyalahkan tapi dia mencoba mencari solusinya, bijak banget…………can i..??…………………………………………………….

tak terasa perjalanan udah hampir tujuan dan harus memulai pekerjaan lagi…..siap2………………………………………………

……………………………….JANGAN PERNAH MENILAI SEBUAH BUKU HANYA DARI COVERNYA……………………………………………..

mutiara diatas langit

Tuesday, August 1st, 2006

lagi2 sebuah pengalaman dan keajaiban kecil yang diberikan oleh Sang pemilik hidup dan Sang pemilik jiwa padaku.
Hal ini terdapat diSebuah kampung gersang yang terletak diatas sebuah gunung. Untuk mendapatkan air sangat sulit apalagi dimusim kemarau ini huh……untuk buang hajat saja harus mencari tempat yang layak karena bagi yang biasa tinggal dikota sanggat tidak nyaman untuk mengeluarkan hajat besarnya di WC cemplung seperti saat akan belajar menembak menggarahkan pistol ke taget sasaran kalo tidak tepat sial lah orang itu….(bau nya emhhhh..). tapi dibalik kesulitan yang ada di balik besar dan angkuhya gunung tersimpan mutiara-kecil yang sangat indah bagaimana sebuah kerjasama bisa menjadi pemikul beban berat yang harus dibawa dipundak menghancurkan kebangaan-ku, bagaimana bocah kecil tidak berbaju dengan rambut gaya ronaldo yang membawa sebuah kepolosan yang menghancurkan topeng2 kebencian-ku, bagaimana seorang kakek tua renta membajak sawah diantara teriknya matahari membawa sebuah ketekunan yang menghancurkan kemalasan-ku, bagaimana seorang ibu menyiapkan makanan dan menunggu sang suami pulang dari kebun dengan kesabaran yang menghancurkan keangkuhan-ku.
Setelah melihat itu semua aku bertanya pada diriku apa yang aku punya setelah kebaggaanku, kebencianku, kemalasanku, keangkuhanku yang selama ini menjadi sebuah teman mesra yang selalu mengikuti kemana ak pergi, yang tak ingin berpisah dariku yang selalu berusaha meyakinkan aku bahwa mereka adalah yang terbaik dan takkan meninggalkan ku diwaktu kubutuh pertolongan, kemana semua itu………..
Sekarang yang ada hanya sebuah titik yang ak tak tau aku harus menulis apa,menggambar apa,memberi nada apa,memberi irama apa. aku tak tahu………………..gelap
Mana sebuah kesempurnaan adakah sebuah kesempurnaan apakah patut ak mempunyai sebuah kesempurnaan, padahal aku tak ingin menjadi sesuatu yang sempurna……
Saat belum ada tak terpikir oleh ku untuk ada, saat di kandungan aku tak berfikir untuk dilahirkan, saat ku dilahirkan takterpikir olehku untuk menjadi seorang anak kecil, saat kecil tak terpikir oleh ku untuk menjadi besar, saat besar tak terpikir oleh ku untuk menjadi tua, saat tua tak terpikir oleh ku untuk mati, tapi semua telah ada yang mengatur,menulis,memberi irama, memberi nada……do…do…mi…mi……re…reeeee saperti lagu yang sumbang setiap kali ku tulis lagu dan syair………
Dari perjalananku hari ini Sang pemilik memberi ku keajaiban lagi bagaimana aku tidak mempunyai apa2, untuk sekedar memiliki yang sudah ada melekat dibadan pun aku tak sanggup. bagaimana sebuah kata syukur menjadi bermanfaat, memerima apa yang sudah diberikan padaku dan menjaganya dengan baik……….

————————————————————–i think i nothing———————————————————————

Gunung kidul,1st agust 06