tips foto untuk pemula

Istilah yang dimaksud sebenarnya adalah backlight atau cahaya datang
dari belakang. Dalam kasus ini seringkali sensor akan menghitung cahaya
yang paling terang yaitu dibelakang, sehingga settingan pencahayaan di
kamera mengatur untuk membuat hasil gambar tidak over untuk background.
Jika subject foto atau orang kurang cahaya, maka akan semakin gelap
hasilnya karena kamera menerapkan settingan pencahayaan tersebut untuk
seluruh bagian foto.
Berdasarkan pengalaman gw bro, motret di bawah lampu neon paling bisa menghasilkan settingan shutter speed 1/15 detik, bukaan lensa f/3.5
pada ASA atau ISO 100.
Kalau kamera bro lensanya tidak bisa membuka selebar itu, ya hasilnya akan gelap.
Untuk mengatasi kondisi backlight, biasanya fotografer memberikan
cahaya tambahan pada subject yang difoto atau biasa disebut fill-in
light. Bisa pake lampu untuk studio atau yang lebih praktis pake aja
flashnya.
Terkadang untuk kamera otomatis umumnya, kalo pake mode otomatis akan
menghasilkan latar belakang jadi gelap jika flashnya digunakan. Untuk
bisa backgroundnya keliatan, atur shutter speednya di sekitar 1/30
detik atau 1/15.
Kalo pusing sama aturan tersebut, pindahin aja ke mode program yang ada
gambar gunung dan bintang-bulan sabit (ingat bukan gambar gunung aja),
trus nyalain flashnya….motret deh…
http://forum.chip.co.id/teknik-tips-fotografi/
www.trulyjogja.com
model : _nia on camera (*_*)
May 29th, 2007 at 9:45 pm
aku masih nggak ngerti bro… hehehe
April 6th, 2008 at 5:03 am
misi…misi…