Mencari Teori Sastra Khas Indonesia?

May 17th, 2007 by dhanta

Mencari Teori Sastra Khas Indonesia?

BUKU-BUKU teori sastra yang beredar di Indonesia pada umumnya ditulis oleh
penulis asing dan terutama tentang teori sastra Barat. Orang Indonesia pada
umumnya baru sampai pada taraf menjadi penerjemah.

Sebutlah,misalnya buku Rene Wellek dan Austin Warren (1949) Theory of
LiteratureMonique
(diterjemahkan Melani Budianta menjadi Teori Kesusastraan, 1989),
buku DW Fokkema dan Elrud Kunne-Ibsch (1977) Theories of Literature in the
Twentieth Century (diterjemahkan J Praptadiharja dan Kepler
Silaban
menjadi Teori Sastra Abad Kedua Puluh, 1998), atau buku Raman
Selden (1985) A Reader’s Guide to Contemporary Literary Theory (diterjemahkan
Rachmat Djoko Pradopo menjadi Panduan Pembaca Teori Sastra Masa Kini,1991).

Buku Tzvetan Todorov (1968) Qu’est-ce que le structuralisme? Po’tique
(diterjemahkan Okke KS Zaimar,Apsanti Djokosuyatno, dan Talha Bachmid menjadi
Tata Sastra,1985),pun bisa menjadi contoh. Begitu pula buku Jan van Luxemburg,
Mieke Bal,Willem G Weststeijn (1982, 1987) Inleiding in de Literatuurwetenschap
dan Over Literatuur(buku pertama diterjemahkan Dick Hartoko menjadi Pengantar
Ilmu Sastra,1984,dan buku kedua diterjemahkan Akhadiati Ikram menjadi Tentang
Sastra, 1989).

Kita pun bisa berkenalan langsung dengan teori sastra Barat itu dengan cara
membaca buku A Teeuw (1984) Sastra dan Ilmu Sastra: Pengantar Teori
Sastra,misalnya. Memang,ada satu dua orang Indonesia yang memberanikan diri
menulis buku teori sastra yang bersumber dari buku teori sastra Barat tersebut,
yaitu Joseph Yapi Taum dan Budi Darma.

Mereka menulis buku Pengantar Teori Sastra dan mencoba meramu, merumuskan,
dan memberi penjelasan tentang teori sastra ––terutama teori sastra Barat––
dengan sudut pandang, fokus bahasan, dan gaya penyajian yang berbeda. Joseph
Yapi Taum mencoba mentransformasikan teori-teori sastra Barat dengan sudut
pandang dan fokus bahasan berorientasi pada teori pendekatan MH Abrams
––meliputi ekspresif, objektif, mimetik, pragmatik–– yang dikombinasikan dengan
teori komunikasi linguistik Roman Jakobson, yang meliputi pengirim, pesan,
pendengar,konteks,hubungan,kode.

Dari dua pakar teori sastra itu, Abrams dan Jakobson,dihasilkan kecenderungan
teori sastra yang ada hingga kini, meliputi romantik, marxis, formalistik,
strukturalistik,Cherry
dan orientasi pembaca. Budi Darma membedakan ruang lingkup
sastra adalah kreativitas penciptaan dan ruang lingkup studi sastra adalah ilmu
dengan sastra sebagai objeknya. Fokus sastra adalah kreativitas (puisi, drama,
novel, dan cerpen), dan fokus studi sastra adalah ilmu (teori,kritik,dan sejarah
sastra).

Pertanggungjawaban sastra adalah estetika,dan pertanggungjawaban studi sastra
adalah logika. Budi Darma juga menjelajah ke mazhab teori sastra new criticism
(kritik sastra baru) dan strukturalisme.New criticismyang lahir sebagai reaksi
terhadap kritik sastra sejarah dan kritik sastra biografi, meskipun hanya hidup
selama 20 tahun (1940–1960),dalam praktiknya hingga kini masih banyak diterapkan
oleh kritikus dan peneliti sastra.

Bersamaan dengan new criticism,lahir pulalah mazhab baru formalisme Rusia
yang lebih berorientasi pada bentuk (form) dengan titik berat kajian pada narasi
atau cerita. Formalisme Rusia inilah yang menjadi cikal bakal aliran Praha atau
strukturalisme Praha.Selain berorientasi pada bentuk, mereka juga menganggap
penting otonomi,karya sastra adalah sesuatu yang mandiri dan berdiri sendiri.
Dari kedua aliran itulah kemudian berkembang menjadi strukturalisme yang luas di
Amerika Serikat dan Eropa.

Strukturalisme yang berkembang masuk ke berbagai bidang ilmu, seperti
linguistik, sastra, antropologi, mitologi, sejarah, dan psikologi.Kedekatan
strukturalisme dengan zaman purba,terutama mitologi, dan kepercayaan dengan
menampik eksistensialisme, dicap sebagai primitivisme. Jasa strukturalisme tidak
dapat dihilangkan begitu saja dalam percaturan dunia ilmu,terutama dengan
filsafat fenomenologi dan hermeneutika.

Sangat Fundamental

Demikianlah,teori sastra merupakan salah satu bagian dari tiga bidang studi
sastra bersama sejarah sastra dan kritik sastra.Ketiganya saling berkaitan erat.
Pemahaman sastra melalui teori sastra akan sangat menunjang penguasaan sejarah
sastra dan kritik sastra.

Peran buku ajar teori sastra untuk perkuliahan teori sastra sangat
fundamental.Tetapi, buku-buku yang telah ada dan pernah diujicobakan di kelas
teori sastra dan kritik sastra masih sulit dipahami mahasiswa baru. Bahkan,
mahasiswa lama yang telah dibekali pengetahuan teoretis sastra masih mengalami
kesulitan memahami bahasa konseptual dalam bukubuku teori sastra.

Masih banyak buku-buku teori sastra terbaru (bahasa asing) belum
diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, terutama yang ditulis untuk kepentingan
praktis pembelajaran teori sastra yang ”menyenangkan”. Contohnya buku Raman
Selden, Practicing Theory and Reading Literature: An Introduction
(1989).Kalaupun buku itu kelak diterjemahkan, contoh-contoh kasusnya tentu bukan
dari kesusastraan Indonesia.

Akibatnya, ia bukanlah jalan termudah untuk memahami konsep teori sastra
dalam kaitannya dengan sastra Indonesia dan daerah. Ada keluhan, fakultas sastra
mandul dan tidak banyak melahirkan intelektual publik.Mayoritas dosen adalah
akademisi yang ”ketakutan” menghadapi teori.Tak ada dialog dan kritik,teori pun
dimitoskan.Bila ada,kritik lebih banyak mengutak-atik aspek formalitas, yakni
struktur lahir bahasa. Padahal kritik yang mencerdaskan mesti berdaya jelajah,
menyelam ke kedalaman struktur batinnya.

Pendangkalan kritik sastra selama ini dapat dirujukkan pada bobroknya lembaga
pendidikan yang jadi lembaga birokratis. Murid terbodohkan,imajinasinya
terkekang dengan berbagai aturan yang sesungguhnya merupakan penjelmaan
kekuasaan kaum birokrat. Fakultas sastra pun membekukan kreativitas mahasiswa.
Karena itu, bagaimana mungkin kita berharap teori dan kritik sastra khas
Indonesia di tengah situasi semacam ini? Celakanya, kesusastraan Indonesia
sendiri bukanlah kesusastraan yang telah berumur tua.Kesusastraan ini lahir pada
awal abad ke-20 atau akhir abad ke-19.

Dalam sejumlah ensiklopedia mengenai kesusastraan dunia, kesusastraan
Indonesia sering kali tidak dimasukkan atau dijadikan entri. Selain tradisi
sastra Barat, sastra lain yang sering dijadikan entri, misalnya,sastra
China,Jepang,India, Arab, dan Israel, bahkan terkadang malah Filipina.

Kita ingat bagaimana pada awal 1980- an banyak peneliti dan pengamat sastra
mengusulkan perlunya diadakan diskusi di tingkat nasional untuk menyusun teori
sastra yang khas untuk situasi di Indonesia. Mereka ternyata hanya asyik
berdebat, karena teori sastra khas Indonesia itu sampai kini belum muncul. Kita
masih suka memamah biak teoriteori sastra dari Barat.(*)

GUNOTO SAPARIE
Penyair dan Bendahara Dewan Kesenian Jawa Tengah (DKJT)

Sumber :  [1] Koran Sindo

kutemukan dia malam ini tapi

May 15th, 2007 by dhanta

waht zzz up …aku temukan ...2 kata ini yang aku temuka pertama kali dalam otakku

intro (malam ini 1.54 wij (waktu bag jogja)
aku temukan kau malam ini aku temukan……..dengan keringt dingin  dan hati yang deg2an ditambah mau kencing lagi (_kebiasaan buruk kalo grogi_)
kemana saja selama ini? pertanyaan yang ada dalam hatiku,,,ehmmmm setelah memerikasa, menelaah dan memutuskan ternyata dia mencoba menyembunyikan wajahnya di antara gelap cahay lampu lampu kota jogja sama sepertiku mencoba menyembunyikan wajahku yang pengecut untuk menantang hari dan bangun pagi (insom_nia berat nieee..help me..)…..aaku temukan kau.. tapi dengan ajah yang berbeda, berbeda saat pertama bertemu…

SolichinwanitaintermeZo (setting jauh sebelum malam ini)
ku coba buka 3 buah buku yang kubeli di sebuah pameran buku yang menghadirkan artis2 cantik ibukota guna membedah buku juga seorang ratu kecantikan waria yang di cancel acaranya karena menurut pihak yang berwenang melanggar norma normal,  hahha  (norma normal ??korupsi,kwitansi palsu,pendidikan yang dikomersilkan sehingga raakyat sulit sekolah itu yang dilakukan orang normal …//.suck.//..)
1 buku kusisihkan buku yang bertema kan semangat hidup dan membahagiakan orang lain ,"ini untuknya…"dalam hatiku,1 buku berisikan tentang pernikahan kusisihkan "ini untuk temanku dijakart karena sebentar lagi ia akan menikah",
1buku lagi berisi tentang sodaqoh "ini untuk ku" kerena aku perlu belajar bagai mana berbagi ,berbagi,dan berbagi…….

back to intro (mlm ini)
kulihat kembali wajahnya dari sebuah kaca bersinar samar2 kulihat dia berbeda lebih bahagia,sehat,walau abis sakit sich…(udah sembuh kok..hehe) tidak seperti dulu sakit,lusuh tak bersemangat dan selalu berkeluh kesah…jauh dari rumah,sendiri dan ditinggalkan cinta (lagu siapa coba..). aku coba cari tau walu hanya dari sebuah kaca bercahaya ,,..ehmmm ternyataa itu….. sebuah boneka yang berkalungkan hati… aku tau,… pasti itu karena aku lihat dia mendekapnya dengan wajah tersenyum.dan dilehar boneka dan dileher dia terdapat kalung yang sama….ehmm ya ya ya aku tau……..,,.aaku tau………
aku terlambat seperti kebiasaan ku menunda2 waktu yang terus kusesaali

OUTro
senang mengenal mu walau sebentar dan telah memberi sedikit harapan

                                    KUTEMUAKAN KAU MALAM IN
                                    KUTEMUKAN KAU MALAM INI
                                   TAPI KAU HARUS HILANG LAGII

——    —-JOGJ——-KEMBALI—————–LAMPUNG ————-LAGI—————
————————–SINGAPURA——–MALAYSIA——NANTI—–
———————

Mengatasi Insomnia

May 6th, 2007 by dhanta


            Mengatasi Insomnia

 


            Tidur bagi manusia adalah hal yang sangat penting, karena tidur
            mengendalikan irama kehidupan kita sehari-hari. Jika kita kurang
            tidur atau mengalami gangguan dalam tidur, maka hari-hari kita akan
            menjadi lambat dan kurang bergairah. Sebaliknya tidur yang cukup dan
            berkualitas akan membantu kita memiliki energi dan gairah dalam
            menjalani aktifitas sehari-hari. Setiap manusia menghabiskan
            seperempat sampai sepertiga dari kehidupannya untuk tidur. Menurut
            penelitian, hampir setiap manusia pernah mengalami masalah tidur.
            Satu dari tiga orang dilaporkan mengalami gangguan tidur dan satu
            dari sembilan orang memiliki masalah tidur yang cukup serius. Karena
            beberapa masalah tidur dapat diatasi oleh individu yang bersangkutan
            dan yang lain memerlukan bantuan dokter, maka diagnosis diri (self
            diagnosis) menjadi sangat penting.
            

            Buku Applications in Self-Management (Brian T. Yates, 1986)
            memberikan daftar untuk mendiagnosis masalah tidur. Anda mungkin
            memiliki masalah tidur jika beberapa dari hal-hal berikut terjadi
            pada anda:
            
            • Anda merasa lelah dan tertekan pada waktu pagi hari atau malam
            hari.
            • Anda memiliki lingkaran gelap dan membengkak di sekitar mata anda.
            • Anda jatuh tertidur di pesta atau setelah makan malam di rumah
            orang.
            • Anda kurang aktif dan memiliki sedikit hubungan sosial.
            • Anda merasa seperti kehilangan fokus perhatian yang membuat anda
            tidak dapat merespon rangsangan dari luar dan membuat anda sensitif
            terhadap hal lainnya.
            • Anda sangat sensitif terhadap rangsangan internal seperti sakit
            perut (maag) atau kejang-kejang.
            • Anda sering tidak dapat tidur, tidur tidak nyenyak ataupun bangun
            terlalu dini.
            • Anda takut menghadapi malam hari karena anda susah tidur.
            • Anda mudah tersinggung atas hal-hal yang tidak penting.
            • Anda mengkonsumsi obat-obat tidur dalam beberapa bulan terakhir.
            • Anda sering menggunakan rokok, alkohol atau obat-obatan untuk
            menenangkan diri dan membantu anda untuk tidur.
            • Anda kecanduan obat-obatan, terutama yang mengandung zat penenang.
            
            Jika ada salah satu dari sejumlah daftar tersebut terjadi pada anda,
            maka dapat dipastikan anda telah mengalami masalah dalam tidur.
            Beberapa masalah tidur antara lain: insomnia, narcolepsy,
            hypersomnia, dan apnea. Namun sebelum membahas lebih jauh mengenai
            masalah-masalah dalam tidur, ada baiknya kita memahami apa
            sebenarnya tidur itu.
            
            Pembentukan Sel
            Tidur adalah proses yang amat diperlukan oleh manusia untuk
            terjadinya pembentukan sel-sel tubuh yang baru, perbaikan sel-sel
            tubuh yang rusak (natural healing mechanism), memberi waktu organ
            tubuh untuk beristirahat maupun untuk menjaga keseimbangan
            metabolisma dan biokimiawi tubuh. Hal penting yang terjadi pada saat
            kita tidur adalah menurunnya frekuensi gelombang otak. Hal ini
            pernah kita bahas dalam edisi Mandiri sebelumnya mengenai bagaimana
            kita mengoptimalkan kekuatan pikiran bawah sadar. Untuk pembaca yang
            tertarik lebih lanjut mengenai hal ini dapat membaca buku SELF
            MANAGEMENT karangan Aribowo Prijosaksono dan Marlan Mardianto.
            Jadi dengan memahami proses penurunan frekuensi gelombang otak, kita
            dapat melihat bahwa tidur memiliki beberapa tahapan, mulai dari
            kondisi relaksasi (gelombang alpha), tidur dengan mimpi (adanya REM
            – Rapid Eye Movement) atau dalam kondisi kreatif yaitu gelombang
            theta, dan tidur lelap tanpa mimpi pada frekuensi gelombang delta.
            
            Jika kita dapat mengatur frekuensi gelombang otak kita sampai pada
            taraf gelombang delta, kita tidak memerlukan waktu tidur yang
            panjang, tetapi tidur yang berkualitas yaitu lelap tanpa mimpi. Jika
            kita sering berada dalam kondisi relaksasi, maka kita tidak
            memerlukan banyak tidur. Ketegangan dan stress membuat kita
            membutuhkan banyak tidur, namun justru dalam kondisi tersebut kita
            menjadi susah tidur. Teknik relaksasi atau bagaimana menurunkan
            frekuensi gelombang otak pernah dibahas dalam rubrik ini atau anda
            dapat membaca pada buku-buku self management karangan kami.
            
            Berikut adalah sejumlah kekeliruan pandangan tentang tidur:
            • Kita membutuhkan sedikitnya delapan jam tidur setiap malam.
            • Setiap jumlah jam tidur yang terlewat harus digantikan agar kita
            dapat kembali ke kondisi normal.
            • Obat tidur dapat membantu kita untuk tidur.
            • Minum minuman beralkohol sebelum istirahat dapat membantu kita
            untuk tidur.
            • Jika kita tidak bisa tidur, atau kita berbicara ataupun berjalan
            ketika tidur berarti kita memiliki masalah tidur yang cukup serius.
            • Jika kita tidur, kita selalu bermimpi atau selalu tidur nyenyak.
            • Jika kita susah tidur, tetap berbaring di tempat tidur sampai kita
            tertidur.
            • Beberapa orang tidur tanpa bergerak sepanjang malam.
            • Orang yang tidur siang adalah orang yang malas.
            • Masalah tidur akan hilang dengan sendirinya jika kita
            mengabaikannya.
            • Masalah tidur bukan masalah serius.
            
            Berikut adalah penjelasan berbagai jenis masalah tidur.
            Masing-masing masalah ini berbeda cara penanganannya. Kadang-kadang
            beberapa masalah memerlukan campur tangan dokter ahli jiwa
            (psikiater).
            
            Insomnia
            Insomnia adalah suatu gangguan tidur yang dialami oleh penderita
            dengan gejala-gejala selalu merasa letih dan lelah sepanjang hari
            dan secara terus menerus (lebih dari sepuluh hari) mengalami
            kesulitan untuk tidur atau selalu terbangun di tengah malam dan
            tidak dapat kembali tidur. Seringkali penderita terbangun lebih
            cepat dari yang diinginkannya dan tidak dapat kembali tidur. Ada
            tiga jenis gangguan insomnia, yaitu: susah tidur (sleep onset
            insomnia), selalu terbangun di tengah malam (sleep maintenance
            insomnia), dan selalu bangun jauh lebih cepat dari yang diinginkan
            (early awakening insomnia). Cukup banyak orang yang mengalami satu
            dari ketiga jenis gangguan tidur ini. Dalam penelitian dilaporkan
            bahwa di Amerika Serikat sekitar 15 persen dari total populasi
            mengalami gangguan insomnia yang cukup serius.
            Gangguan tidur insomnia merupakan gangguan yang belum serius jika
            anda alami kurang dari sepuluh hari. Untuk mengatasi gangguan ini
            kita dapat menggunakan teknik-teknik relaksasi dan pemrograman bawah
            sadar. Yang penting kita harus dapat menjaga keseimbangan frekuensi
            gelombang otak agar sesering mungkin berada dalam kondisi relaks dan
            meditatif sehingga ketika kita harus tidur kita tidak mengalami
            kesulitan untuk menurunkan gelombang otak ke frekuensi delta.
            
            Narcolepsy
            Narcolepsy adalah gangguan tidur yang diakibatkan oleh gangguan
            psikologis dan hanya bisa disembuhkan melalui bantuan pengobatan
            dari seorang dokter ahli jiwa. Penyakit ini berbeda dengan insomnia
            yang terjadi secara terus menerus. Justru penderita narcolepsy ini
            terkena serangan secara mendadak pada saat yang tidak tepat, seperti
            sedang memimpin rapat – biasanya terjadi serangan pada kondisi emosi
            yang tegang seperti: marah, takut atau jatuh cinta. Serangan
            narcolepsy dapat melumpuhkan seseorang dalam beberapa menit ketika
            dia masih sadar dan secara tiba-tiba membawanya ke alam mimpi.
            
            Hypersomnia
            Gangguan ini adalah kebalikan dari insomnia. Seringkali penderita
            dianggap memiliki gangguan jiwa atau malas. Para penderita
            hypersomnia membutuhkan waktu tidur yang sangat banyak dari ukuran
            normal. Meskipun penderita tidur melebihi ukuran normal, namun
            mereka selalu merasa letih dan lesu sepanjang hari. Namun gangguan
            ini tidaklah terlalu serius dan dapat diatasi sendiri oleh penderita
            dengan menerapkan prinsip-prinsip manajemen diri.
            
            Apnea
            Apnea merupakan salah satu gangguan tidur yang cukup serius. Lebih
            dari 5 juta penduduk Amerika Serikat mengalami gangguan ini. Faktor
            risiko terkena gangguan ini antara lain: kelebihan berat badan
            (overweight), usia paruh baya terutama pada wanita, atau usia lanjut
            (lansia) yang pernah mengalami ketergantungan obat. Apnea adalah
            penyakit yang disebut juga ”to fall asleep at the wheel” karena
            sering dialami ketika penderita sedang mengemudikan mobil. Apnea
            terjadi karena fluktuasi atau irama yang tidak teratur dari denyut
            jantung dan tekanan darah. Ketika terserang, penderita seketika
            merasa mengantuk dan jatuh tertidur. Penderita apnea mengalami
            kesulitan bernafas bahkan berhenti bernafas pada saat tidur ketika
            terserang gangguan ini (dalam bahasa Jawa disebut ”tindihan”).
            Fluktuasi denyut jantung dan tekanan darah yang tinggi dapat
            menyebabkan kematian seketika pada penderita.
            
            Perilaku Menyimpang
            Gangguan tidur lainnya seperti berbicara atau berjalan dalam
            keadaaan tidur, ataupun menggertakkan gigi merupakan gangguan tidur
            yang tidak berbahaya. Namun berbahaya jika berjalan dalam tidur
            menemui obyek yang berbahaya (benda tajam, api, dll) atau terjatuh.
            Gangguan berbicara dalam tidur hanya akan mengganggu teman
            sekamarnya. Sedangkan menggertak gigi dapat merusak email gigi.
            Penyakit menggertak gigi ini disebut dengan bruxism.
            Dengan mengetahui dan memahami berbagai jenis gangguan atau penyakit
            tidur kita dapat mengambil langkah yang diperlukan. Sepanjang masih
            bisa diatasi sendiri dengan teknik-teknik manajemen diri (relaksasi
            dan pemrograman bawah sadar, meditasi, dan pola hidup yang sehat dan
            seimbang), maka kita sebenarnya dapat menjadi bagian dari solusi
            masalah yang kita hadapi. Untuk gangguan atau penyakit yang serius
            seperti narcolepsy maupun apnea, kita harus berkonsultasi dengan
            dokter ahli, karena mengabaikan gangguan tersebut dapat berakibat
            fatal (mematikan) bagi penderita..

terapi IMSOM NIA dan rahasia Tidur

May 6th, 2007 by dhanta

NSOMNIA DAN RAHASIA TIDUR NYAMAN

 

 

Gangguan sulit tidur alias
insomnia, ya memang sangat mengganggu. Banyak orang mengatasinya dengan
obat-obatan. Padahal upaya itu tidak dianjurkan, karena gangguan ini
sebenarnya relatif mudah diatasi. Mengapa kita perlu tidur? Berapa jam
idealnya orang dewasa tidur dalam semalam? Bagaimana kiat tidur yang
nyaman?

 

 


Sudah sebulan Rina
mengeluh susah tidur. "Paling-paling saya tidur 1 - 2 jam dalam
semalam. Itu pun kerap dihantui mimpi buruk," keluhnya. Padahal setiap
hari ia harus bangun pagi dan pergi ke tempat kerja yang jauh dari
rumah. Akibatnya, di tempat kerja ia sering mengantuk dan badan terasa
lemas.

Ilustrasi by Anton
Tanpa berkonsultasi ke dokter, Rina mengambil inisiatif minum obat
tidur. Tidurnya memang jadi pulas, tapi ketika bangun badan terasa
semakin lemas dan lesu. Dalam sebulan berat badannya turun sampai 3 kg,
dan nafsu makannya berkurang. Seorang rekan kerjanya menduga, Rina
terserang stres karena dituntut menguasai pekerjaan barunya. Sebagai
karyawan baru masa percobaan tiga bulan harus ia jalankan
sebaik-baiknya agar bisa diangkat sebagai karyawan tetap.

 

Cemas atau sakit

Dalam terminologi kedokteran atau psikologi
gangguan yang dihadapi Rina bisa digolongkan sebagai insomnia. Tapi
penyebabnya sebenarnya sangat beragam. Bisa karena soal sepele, bisa
soal besar. Karena itu bila orang terserang insomnia (in = tidak; sommus = tidur), hendaknya diteliti penyebabnya untuk ditangani sesuai penyebabnya.

Menurut dr. W.M. Roan, psikiater dari RS
Ongkomulyo, Jakarta, tubuh yang terasa kurang sehat akibat menderita
sakit sistemik (sakit tubuh menyeluruh) atau nyeri hebat lokal, membuat
penderita akan gelisah tidurnya. Gangguan jiwa, ringan sampai berat
pun, acap kali melahirkan insomnia. Itu jenis insomnia sekunder. Kalau
penyebabnya faktor psikologis atau depresi dinamai insomnia simpleks.

Untuk mengetahui dengan tepat penyebab
insomnia, harus diteliti secara saksama: apakah penderita mengalami
insomnia selama beberapa jam, ataukah seluruh malam tidak bisa tidur?
Apakah di siang hari ia tidur? Gangguan insomia dapat dilacak dari cara
hidup seseorang secara rutin sampai kehidupan malamnya.

Seseorang yang mengeluh sulit tidur pada
fase awal tidur malam hari, tambah Roan, dapat dikaitkan dengan
gangguan cemas hebat. Bila insomnianya terjadi tengah malam - artinya
waktu masuk tidurnya (pukul 21.00 - 22.00) mudah, tapi tengah malam
(pukul 24.00 - 02.00) terbangun dan tidak bisa tidur lagi - menurut
Roan, gangguan insomnia itu dapat dikaitkan dengan gangguan jiwa atau
saraf yang lumayan berat. Bila terbangun di pagi buta (pukul 03.00 -
04.00), kemudian sulit tidur kembali, biasanya itu berkaitan dengan
gangguan depresi berat.

Sementara itu menurut Drs. Hartono Hdw.,
seorang apoteker, ada tiga jenis insomnia, yakni insomnia sementara,
insomnia jangka pendek, dan insomnia kronis. Pada insomnia sementara,
gangguan tidur hanya beberapa malam saja. Insomnia jangka pendek karena
stres mendadak. Yang lebih berat dan lebih sulit diobati adalah
insomnia kronis. Selain faktor depresi atau psikologis, bisa juga
karena pengaruh minuman keras atau minuman yang banyak mengandung
kafein, penyakit, pengaruh penggunaan obat tidur atau penenang dalam
jangka lama, obat penurun tekanan darah tinggi golongan betablocker seperti atenolol, nadolol, propanolol, dsb.

Belakangan sulit tidur juga dihubungkan
dengan disorientasi waktu. Siklus tidur kacau karena jam biologik
tidurnya juga kacau. Orang yang naik pesawat melampaui 6 - 7 zone
waktu, biasanya akan mengalami sindrom jet-lag, mengalami
gejala penurunan kesiagaan, insomnia, serta kelelahan tubuh. Orang yang
mengadakan perjalanan dengan pesawat dari Timur ke Barat, meski lelah
namun tidak selelah terbang dari arah sebaliknya. Mungkin tubuh kita
harus siaga terus karena penerbangan dari Barat ke Timur banyak siang
harinya, sehingga orang harus terus melek sambil menunggu tiba di
tempat tujuan. Jet-lag dikatakan dapat ditanggulangi dengan melatonin.

Sementara itu penerbangan dalam satu zone
waktu, Jakarta - Bangkok - Beijing misalnya, tidak terasa melelahkan
karena tetap berada dalam satu zone waktu, sama seperti kalau kita naik
mobil di dalam kota.

Bila penyebabnya faktor psikologis dan
setelah lebih dari satu minggu tidak dapat diatasi sendiri, sebaiknya
segera dikonsultasikan ke psikolog atau psikiater. Kalau karena
penyakit tertentu, secepatnya diperiksakan ke dokter untuk diperiksa
dan diobati penyakitnya.

Mengobati sendiri dengan aneka obat
penenang seperti Rina tidak dianjurkan. Sebab tindakan itu
dikhawatirkan justru bisa berdampak negatif, misalnya jadi kecanduan
obat tersebut, pikiran terganggu, pikun, gangguan organ tubuh, dll.

Para ahli gizi memberi saran agar penderita
insomnia sehari-hari mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung
tembaga (2 mg), zat besi (10 - 15 mg), serta magnesium (400 mg). Namun
penderita gangguan jantung atau ginjal sebaiknya berkonsultasi ke
dokter lebih dulu.

 

Otak dan otot saling merangsang

Gangguan insomnia menunjukkan betapa
aktivitas tidur itu penting. Sebab, "Semua orang memang perlu tidur (di
malam hari) sesuai kebutuhan," komentar Joyse Walsleben, Ph.D.,
psikolog asal AS. "Kalau tidak, otak akan menyuruh kita tidur di siang
hari."

Normalnya, seorang dewasa membutuhkan waktu
tidur 7 - 8 jam semalam. Para lansia sering kurang dari itu. Tidak
heran, kurang tidur dalam semalam saja terasa kurang segar, apalagi
selama sebulan seperti dialami Rina.

Dengan tidur sebenarnya sesorang melakukan
pembersihan diri dari "sampah penyebab kelelahan". Mengutip penelitian
para ahli kimia, dr. P. Carbone dari AS mengungkapkan, dalam sehari
produk "sampah" yang berasal dari seluruh kegiatan otot tubuh -
sebagian besar terdiri atas dioksida dan asam laktat - menumpuk dalam
darah dan mempunyai efek toksik pada saraf, menyebabkan rasa lelah dan
mengantuk. Selama tidur "sampah" ini dimusnahkan, sehingga saat bangun
tubuh terasa segar. Namun puncak rasa segar, menurut para ahli tadi,
baru dirasakan dua jam sesudahnya.

Dr. Roan menambahkan, rasa kantuk berkaitan
erat dengan hipotalamus dalam otak. Dalam keadaan badan segar dan
normal, hipotalamus ini bekerja baik sehingga mampu memberi respons
normal terhadap perubahan tubuh maupun lingkungannya. Namun, setelah
badan lelah usai bekerja keras seharian, ditambah jam rutin tidur serta
sesuatu yang bersifat menenangkan di sekelilingnya, seperti suara
burung berkicau, angin semilir, kasur dan bantal empuk, udara nyaman,
dll., kemampuan merespons tadi berkurang sehingga menyebabkan seseorang
mengantuk.

Sebenarnya tidur tidak sekadar
mengistirahatkan tubuh, tapi juga mengistirahatkan otak, khususnya
serebral korteks, yakni bagian otak terpenting atau fungsi mental
tertinggi, yang digunakan untuk mengingat, memvisualkan serta
membayangkan, menilai dan memberikan alasan sesuatu.

Tes yang pernah dilakukan terhadap beberapa
ratus pria yang bersedia menjadi sukarelawan untuk tidak tidur selama
berhari-hari menunjukkan, setelah 4 - 8 hari, memang tidak terjadi
kemerosotan fisik yang berarti. Namun dalam 24 jam saja tidak tidur,
gejala gangguan mental serius sudah terlihat, seperti cepat marah,
memori hilang, timbul halusinasi, ilusi, dll. Meski begitu, dengan
tidur kembali keesokan harinya semua gangguan itu hilang. Malah ada
ahli menyatakan, mendingan orang tidak makan dan minum daripada tidak
tidur. Tes laboratorium pada hewan menunjukkan, mereka bisa bertahan
hidup tanpa makan dan minum sampai 20 hari, tapi tidak tidur hanya
bertahan tidak lebih dari lima hari.

Sejumlah ahli yang memonitor aktivitas
tubuh menuju tidur menambahkan, saat tidur pikiran dan otot-otot kita
saling merangsang. Ketegangan otot menyebabkan korteks terus aktif
sedangkan ketegangan otak menyebabkan otot terus aktif. Kelelahan akan
mengurangi irama kerja otot, demikian juga di kala beristirahat,
sehingga semua ini akan menurunkan kegiatan dalam korteks.

Menurunnya aktivitas dalam korteks akan
membiarkan otot-otot kita semakin rileks. Begitu rangsangan antara
pikiran dan otot menurun, kita akan mengantuk lalu tertidur. Selagi
tidur, jantung kita akan berdetak lebih lamban, tekanan darah menurun,
dan pembuluh-pembuluh darah melebar. Suhu badan turun sekitar 0,5oF (… ? oC)
tetapi perut dan usus tetap bekerja. Sementara tidur, tubuh sekali-kali
bergerak. Gerakan sebanyak 20 - 40 kali masih dianggap normal.
Terganggu insomnia berarti kerja pikiran dan otot tidak berjalan
seiring. Pikiran kita akan sulit tertidur bila otot masih tegang.
Sebaliknya, akan sulit bagi otot untuk tertidur jika pikiran masih
terjaga, tegang, dsb.

Menurut Roan, dikatakan sehat dan normal
bila begitu naik ke atas tempat tidur dengan tatanan rapi, bantal enak
dan empuk, kurang lebih selang 30 menit sudah tertidur, bahkan ada
orang begitu mencium bantal dalam 3 - 5 menit langsung tertidur.

 

Gerak bola mata cepat

"Tidur itu ada stadiumnya, tidur dangkal
dan tidur dalam," kata Roan. Saat mulai tertidur hingga sekitar 1 - 1,5
jam kemudian, stadium tidur dangkal berubah menjadi dalam. Saat
mencapai tidur dangkal kedua kalinya, bola mata tampak bergerak cepat (rapid eye movement sleep = REM Sleep).
Ini berlangsung selama 15 - 20 menit, kemudian masuk lagi ke stadium
tidur yang lebih dalam. Setelah lewat 1 - 2 jam, timbul kembali tidur
REM tahap 2, yang berlangsung 15 - 20 menit. Selama 7 - 8 jam tidur
bisa 4 - 5 kali tidur REM.

Tidur REM beberapa kali harus terjadi
selama tidur. Kalau tidak, tidur berikutnya akan kacau. Seandainya
selama dua minggu selalu terbangun atau dibangunkan dalam stadium tidur
REM, dua minggu berikutnya badan menuntut tidur REM lebih banyak atau
sering mengantuk. Kalau dalam keadaan normal tidur REM hanya 25% dari
seluruh tujuh jam tidur, bila selama dua minggu terganggu, membutuhkan
sampai 65%. Tidur REM ini memberikan ciri beberapa gangguan jiwa
tertentu. Seseorang yang depresi, tidur REM yang 4 - 5 kali selama 7
jam, bergeser lebih dekat dengan awal tidur. Pada lansia, tidur REM
bergeser dekat pagi hari.

Saat tidur terjadi pula perubahan gelombang
listrik otak. Kalau dalam keadaan siaga (melek), frekuensi gelombang
otaknya tinggi. Dalam keadaan istirahat dan memejamkan mata, otak
mengeluarkan gelombang alfa dengan frekuensi 8 - 13 Hz. Menuju stadium
tidur lebih dalam, gelombang otak akan memperlambat diri, menjadi 3-7
Hz. Gelombang ini disebut gelombang theta. Selanjutnya, bila tidur
sangat dalam, timbul gelombang delta, 1 - 4 Hz. Menurut beberapa
peneliti, semakin banyak gelombang kecil per detiknya, semakin lelap
dan tenang tidur seseorang. Di kalangan penggemar meditasi, gelombang
delta justru dicari karena membawa ketenangan sangat tinggi. Bila
terjadi sebaliknya, tidur akan kurang lelap.

Betapapun masalah yang dihadapi seseorang,
usahakan untuk mengatasinya sendiri tanpa bantuan obat. Misalnya, untuk
membantu mengusir pemicu stres, ambillah selembar kertas, tuliskan
masalahnya sebelum naik ke tempat tidur. Kalau Anda membawa pekerjaan
kantor ke rumah, singkirkan pekerjaan beberapa jam sebelum jam tidur.
Kalau masalah belum teratasi, tenangkan pikiran, bawalah tidur masalah
Anda. Keesokan harinya, di kala pikiran lebih terang dan tubuh lebih
segar, masalah akan lebih mudah teratasi. Percayalah!

(http://www.indomedia.com/intisari/1997/november/insomnia.htm)

sEcRET adD MINder

April 3rd, 2007 by dhanta

once upon in time>>>>>>

menjadi NOL

January 20th, 2007 by dhanta

aku berharap tidak menjadi apa2
aku berharap menjadi hilang
ada tiada tidak ada

karena ada membuat kepala ku menjadi besar
badan ku menjadi terbang
sehingga bumi tidak sanggup menampungku
langit dengan tingginya tidak sanggup menahanku

aku muak dengan ada
ada ada dan mengapa

hatiku keras bagai batu
sombong mulai hatiku
iri mulai hatiku
ada ada dan mengapa

aku ingin menjadi nol
karena
ada tidak ada tidak mengapa
ada tidak ada tidak berdaya
ada tidak ada menjadi ada

aku ingin menjadi nol dan mengenal dia
agar dia menjadi bagian dari diriku
agar aku adalah dia
karena dia tidak terhingga
tak terhingga
tak terhingga
dan tidak terrrrrrhinhhhgggaaaaaaa…..

bersujud lagi

September 22nd, 2006 by dhanta

:ramadhan tinggal sehasta: mari cari berkah dibulan yang penuh hikmah ini: sebuah sms yang baru dikirim dari seorang teman yang llumayan mengejutkan di siang hari bolong dipenatnya bekerja. “apa ramadhan ? puasa duonk”. itu yang ada dalam pikiran ku saat itu dengan setengah terkejut karena mungkin tak terpikirkan bahwa begitu cepatnya bulan itu datang sepertinya baru kemaren ak harus bangun pagi,sholat taraweh,buka dan hal2 rutin lainnya.
Hal ini juga mengingatkan aku pada sebuah ingatan yang mungkin hari dan bulan dimana disaat orang bersuka cita menyambut bulan yang penuh hikmah ini ak harus kehilangan orang yang paling -paling berharga adalam hidupku, 2 taon yang lalu tepat saat hari pertama bulan ramadhan tiba aku mendapat kabar bahwa ayahku masuk rumah sakit tapi tidak dikabari karena mungkin takut menggangu toh penyakitnya tidak terlalu berbahaya menurut dokter, hari ke 3 puasa aku baru ditelpon oleh ayahku dan aku sempat berbicara dengannya dan aku sempat memarahinya kenapa aku tidak diberi kabar kalo beliau masuk rumah sakit, beliau hanya tertawa dan menjawab “alah nanti kalo dikabarin bingung lagi, orang ga papa kok”. tapi tidak disangka ke esokan harinya beliau masuk RS lagi dan aku pun tidak diberi kabar sampai hari ke 9 puasa dan saat itu keadaan beliau sudah sangat kritis baru kabar datang padaku,wah ternyata hari ke 10 puasa beliau diambil yang kuasa tanpa aku bisa melihat dan mendampingi nya disaat terakhir hidupnya..ternyata penbicaraan saat itu adalah pembicarran terakhir ku dengan nya, sampai dia dikuburpun aku tak bisa melihatnya
sebuah fase dalam hidup ku yang tidak bisa pula pada saat memasuki bulan ramadhan, dimana semua kita harus mau meletakan kepala kita sejajar dengan kaki kita tanpa ada perbedaan, yang merupakan sebuah cara pengabdian pada sang pemberi. BERSUJUD DAN BERSUJUD LAGI

aku dan jiwaku

September 22nd, 2006 by dhanta

hay engkau jiwaku kenapa engkau diam saat aku ajak bicara apakah engkau tidak mempunyai mulut untuk menjawab setiap pertanyaan yang keluar dari setiap jasad yang keras ini apakah engkau juga tidak mempunyai kuping untuk mendengaar setiap keluh kesah atas pencarian ku saat aku mulai mengigat apa yang kuperbuat sebelum jasad kasar ini akan tidur.
apakah engkau hanya diciptakan untuk diam dan diam tanpa ikut merasakan tanpa ikut gelisah atau engkau tidak mempunyai hati nurani sepeti jasad ku ini yang setiap kali harus digunakan untuk ikut mesakan kepedihan-kepedihan disekitarku tanpa bisa berbuat apa2.

wahai engkau jiwaku apakah engkau selalu putih tanpa ada warna yang lain seperti jasadku ini yang salau harus terkena warna yang tak jelas sehingga selalu menutupi tingkahku
hai jiwaku apakah aku bisa melihatmu sepeti jasad kasarku ini dilihat oleh orang yang kadang tak kumengerti jalan pikirannya
hai jiwaku bisakah engkau tertawa seperti jasad kasarku ini saat melihat semua orang terpuruk dengan keindahan -keindahan yang diciptakan oleh pencipta jiwa dan jasad ini.

Hai jiwaku bisakah engkau mengigatkan jasad kasarku ini untuk selalu mengerti kemana jalan dan tujuan akhir dari sebuah perjalanan.
hai jiwa dan jasadku bisakah kita menjadi sebuah team layaknya sebuah team sepakbola yang selalu bersinergi untuk mendapatkan gol2 yang cantik tanpa melukai lawan atau kah kita harus menjadi sebuah lawan layaknya sebuah pertandingan tinju yang selalu menang jika lawannya tersungkur di atas ring.

wahai jiwa dan jasad aku berharap banyak padamu untuk bisa mengantarkan ku pada akhir dari sebuah perjuangan hidup ku dan tolonglah jiwa dan jasadku mengertilah mengertilah mengertilah…..

aku harus mencari lagi

September 22nd, 2006 by dhanta

apakah aku harus menjadi pemberontak lagi untuk mencari siapa aku
apakah aku harus melanggar lagi untuk mencari tau jalanku harus kemana
apakah aku harus membunuh lagi untuk mencari hidupku lagi
apakah aku harus terus mencari mu

setiap langkah terasa berat sebab beban belum pula hilang
kemilau mata tak terlihat sebab aku belum menemukan cahaya
kelembutan hati selalu rapuh sebab belum juga ada penuntun
jalanku belum juga usai sebab belum kutemukan jiwaku

bersambung>>>

Driver yang bijak

August 8th, 2006 by dhanta

kadang kita hanya melihat sesuatu hanya dari apa yang ada dihadapan kita aja [gw banget], tapi ternyata….
Hari ini perjalanan menuju sebuah kampung di gunung kidul tepatnya terbah sangat amat membosan kan…jalan jelek bolong-bolong [mana nich pemerintah jalan aja susah amat mbangunnya] jadi di atas mobil terasa kayak joget hip-hop, kiri kanan kiri kanan atas bawah…..anjrit…perut gw sakit…tapi disetengah perjalanan ah…coba ngajak ngobrol supir yang kayaknya serem,udah item pake kaca mata item lagi, “hai pak dari kapan nyupir?udah lama” basa basi dikit,” udah lama maz, dah dari 10 tahun yang lalu” busyet lama amat gw masih bayi ni orang dah muter2 indonesia ngukur jalan. ” saya yang punya mobil ni maz yang tu huruf J inisial saya ” ternyata yang empunya. ” wah owner nich pak” coba menanggapi, ” ah owner mah kalo dah besar mas, saya cuman ngelola aja kok” dengan rendah hati pak sopir menjawab, hampir 15 menit lah kira2 ngobrol kesana kesini yang ga nentu, tiba2 pak supir menceritakan kisah hidupnya…..maz saya dulu tahun 1993 tu kepala relawan tuk PMI jogja untuk LAmpung saat liwa gempa anggota saya 12 orang saat itu satu2nya relawan dari mahasiswa yang diterjunkan untuk membantu, setelah itu saya dikirim ke NTT yang saat bersamaan tekena Tsunami saat itu hanya saya dan anggota yang bisa masuk mengirim bantuan wah terharu saya maz, ada satu pulau yang rata benar2 rata” wah panjang deh ceritanya, sampai lah dia mengenalkan temanya yang yang membawa mobil ke1 dari 3 mobil yang kami gunakan, ehh ternyata anak buahnya yang baru beberapa bulan bekerja bersamanya, ” Maz itu supir saya {karyawanya}red, dia udah 8 tahun nyopir omrengan, dulu dia nakal suka nyerobot penumpang orang, saya ndidiknya selama 2 bulan dulu, sat pertama bekerja bersama saja tidak saya ijin kan membawa mobil suruh makan tidur aja di kantor mau njengkin, tengkurep, terserah tapi tidak untuk membawa mobil…!!”memcoba menerangkan. ” saya mencoba merubah pola pikirnya yang 8tahun terbentuk biar jadi bener,” wah maksudnya apa nich. ” maz sebuah perbuatan itu tidak pernah salah ataw benar tapi yang mementukannya adalah pola pikir, semua akibat sebuah pola pikir, makanya ada agama dengan kitab2nya semua itu berisi aturan yang membentuk pola pikir dari kecil sampai hal yang besar” ups benar juga ni bapak.” Semua itu biar kita tidak slah berfikir yang mengakibatkan semua jadi salah, itu yang saya coba terapkan dalam mendidik anak buah saya maz, coba liat sekarang dia dah ga macem2 lagi, ya lumayan lah dah g semaunya lagi” dengan rendah hati dan memberi pengertiannya semoga saya mengeti……………………….
Wau ni supir gila juga mikirnya, kenapa dia bisa bijak gini menanggapi apa yang terjadi didepanya tanpa mau menyalahkan tapi dia mencoba mencari solusinya, bijak banget…………can i..??…………………………………………………….

tak terasa perjalanan udah hampir tujuan dan harus memulai pekerjaan lagi…..siap2………………………………………………

……………………………….JANGAN PERNAH MENILAI SEBUAH BUKU HANYA DARI COVERNYA……………………………………………..